Menolong
Para Pendosa
Syekh Abdul Qadir Jailani menasihati,
Tidak ada
yang mau tertawa kepada orang fasik, kecuali orang yang arif. Ya, benar. Seorang
arif sanggup memerintahkannya, melarangnya, bahkan sanggup menanggung
penderitaannya. Hanya orang arif kepada Allah saja yang mampu melakukan itu. Sementara
para pezuhud, ahli ibadah, dan murid tarekat, tidak mampu melakukannya.
Bagaimana tidak
saying orang arif kepada para pendosa, sedangkan mereka juga berhak mendapatkan
rahmat, tobat, dan kesempatan memohon ampunan. Akhlak seorang arif juga bagian
dari akhlak Allah, yaitu berusaha menyelamatkan pendosa dari cengkraman setan
dan hawa nafsu.
Bila salah
satu diantara kalian melihat anak kalian ditawan, bukankah kalian berusaha
ingin menyelamatkannya? Begitulah orang arif , baginya semua manusia bagaikan anak
sendiri.
Sumber Pustaka :
Jailani, Abdul Qadir, Al-Fath ar-Rabbbani.
Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Jailani, Abdul Qadir.
1992. Futuh al-Ghaib. Cetakan 2. Damaskus: Dar al-Bab
x
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
siapapun boleh komen, siapapun boleh kritik