|
Memilih Kawan
Syekh Abdul Qadir Jailani menasihati,
Hindarilah teman yang mengajakmu cinta dunia dan carilah teman yang
mengajakmu berzuhud atas dunia. Karena itu, pemilihan kawan mempengaruhi perilaku
seseorang.
Sumber Pustaka :
Jailani, Abdul Qadir, Al-Fath
ar-Rabbbani. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Jailani, Abdul Qadir. 1992. Futuh
al-Ghaib. Cetakan 2. Damaskus: Dar al-Bab
|
Kata-Kata Mutiara
Mencoba untuk tidak merujuk kata-kata sendiri, tetapi rujuklah melalui kata-kata emas para alim ulama kita
Rabu, 06 November 2019
Memilih Kawan
Mendengarkan Nasehat
|
Mendengarkan Nasehat
Syekh Abdul Qadir Jailani menasihati,
Teruslah mendengarkan nasehat. Karena bila hati jauh dari nasehat, ia
akan menjadi buta.
Sumber Pustaka :
Jailani, Abdul Qadir, Al-Fath
ar-Rabbbani. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Jailani, Abdul Qadir. 1992. Futuh
al-Ghaib. Cetakan 2. Damaskus: Dar al-Bab
|
Mengingat Allah
|
Mengingat Allah
Syekh Abdul Qadir Jailani menasihati,
Siapa saja yang berzikir kepada Allah dengan hatinya berarti dialah
disebut pezikir sejati. Siapa saja yang tidak berzikir dengan hatinya, dia
tidak disebut pezikir. Lisan adalah pelayan sekaligus pengikut hati.
Sumber Pustaka :
Jailani, Abdul Qadir, Al-Fath
ar-Rabbbani. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Jailani, Abdul Qadir. 1992. Futuh
al-Ghaib. Cetakan 2. Damaskus: Dar al-Bab
|
Terbuai
|
Terbuai
Syekh Abdul Qadir Jailani menasihati,
Dunia telah berserakan di hati kalian sehingga kalian sama sekali
tidak dapat melihat apa-apa. Waspadalah terhadap dunia. Mungkin saja ia menyerahkan
dirinya sehingga kalian terbuai, tetapi di akhirat ia akan membantai kalian. Kalian
tersuguhi minuman dan biusan dunia. Setelah itu, ia akan memotong tangan dan
kaki kalian. Setelah biusnya hilang, kalian baru menyadari atas apa yang
telah diperbuat dunia terhadap kalian.
Sumber Pustaka :
Jailani, Abdul Qadir, Al-Fath
ar-Rabbbani. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Jailani, Abdul Qadir. 1992. Futuh
al-Ghaib. Cetakan 2. Damaskus: Dar al-Bab
|
Lahan Orang Mukmin
|
Lahan Orang
Mukmin
Syekh Abdul Qadir Jailani menasihati,
Ikhlas adalah lahan orang mukmin. Sedangkan amal adalah dinding
bangunannya. Dinding bisa diganti dan diubah, tetapi lahan tidak. Suatu
bangunan hanya bisa berdiri diatas fondasi takwa.
Sumber Pustaka :
Jailani, Abdul Qadir, Al-Fath
ar-Rabbbani. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Jailani, Abdul Qadir. 1992. Futuh
al-Ghaib. Cetakan 2. Damaskus: Dar al-Bab
|
Langganan:
Komentar (Atom)